Konsultasi pasang iklan
Mau pasang Iklan
Kami menyediakan baby sitter
Tranpil , siap kerja untuk Bayi , Balita dan perawat
Hub. Yayasan Citra Sari Mandiri
Ibu Sari : 021.9826.3275 - 7115.9567
Daerah Meruya - Bisa antar
SEMPURNAKAN DIRI ANDA DENGAN . . . .
Parfum , segar harum tahan lama, original
30 mili Rp. 35.000 / 40.000
50 mili Rp. 50.000
100 mili Rp. 75.000
hub 24 jam : telp 0817.9108.005
Jual Parfum Biang, bisa untuk usaha juga
Dicari Supervisor - Karyawan TOKO pria - wanita
Tang City dan Taman Palem dan Poris
Telp . 021.9140.9440

LOWONGAN KASIR - WAITER - TUKANG MASAK
WANITA
0817.9108.005
..<< = Info Kesehatan = >>..

Monday, 26 January 2009

Kulit Awet Muda Berkat Kedelai

Siapa pun tahu bahwa kedelai adalah kacang-kacangan yang berprotein tinggi. Yang mungkin belum banyak orang tahu kedelai adalah sumber utama isoflavon yang telah terbukti memiliki sejumlah manfaat bagi tubuh, salah satunya membuat kulit tetap awet muda.

Menurut Profesor Deddy Muchtadi, Ahli Ilmu Pangan dan Gizi dari Institut Pertanian Bogor, ekstrak protein dalam kedelai mengandung estrogen dalam bentuk zat isoflavon atau disebut dengan phytoestrogen.

"Dampak mengonsumsi phytestrogen kerutan di kulit akan berkurang. Sama dampaknya seperti hasil terapi hormon untuk mengurangi penuaan kulit," papar Prof.Deddy dalam acara media forum tentang kedelai beberapa waktu lalu di Jakarta.


Dalam sebuah penelitian laboratorium yang dilakukan oleh peneliti Jepang, Masayuki Arii, terhadap 26 wanita berusia 30-40 tahun, diketahui konsumsi isoflavon selama tiga bulan terbukti mampu menahan kondisi kerutan tidak menjadi parah serta memperbaiki kekenyalan kulit.

Selain berperan mengganti estrogen, kedelai juga berfungsi sebagai antioksidan yang mampu melindungi tubuh terhadap timbulnya kanker sebab menetralkan radikal bebas, yang berasal dari lingkungan terpolusi. "Estrogen yang cukup juga bisa membantu kesuburan," tambah Deddy.

Tergantung Olahan

Untuk menjamin sel-sel tubuh kita mendapat pasokan isoflavon, maka sebaiknya kita mengonsumsi makanan yang berbasis kedelai setiap harinya.

Selain tempe, tahu dan susu kedelai, belakangan ini semakin banyak makanan yang berbahan dasar kedelai. Menurut Deddy, jumlah isoflavon dalam kedelai bervariasi, tergantung cara pengolahannya.

"Tepung kedelai dan kedelai panggang mengandung isoflavon tertinggi, jauh lebih tinggi daripada tempe, tahu, atau susu kedelai," ujar Prof.Deddy. Apalagi isoflavon dalam kedelai bisa rusak jika produk kedelai diolah dengan cara digoreng.

Orang Jepang merupakan pengonsumsi kedelai paling tinggi di Asia. Rata-rata mereka makan kedelai sekitar 31 gram setiap harinya. Berbagai produk kedelai sangat digemari di sana. Misalnya edamame (kedelai rebus) yang biasa dijadikan camilan.

Camilan kedelai lainnya yang kini baru beredar di Indonesia adalah SoyJoy yang mengandung 8-9 mg isoflavon. "Selain mengandung 100 persen tepung kedelai, camilan ini juga sehat karena terbuat dari buah-buahan," kata Product Marketing Manager Soyjoy, R.Suhendar.

AN

0 comments:

Relation:

Topic Relation

Steam Coal | Industri Dan Niaga